Agama Asli Eropa Adalah Bagian Tak Terpisahkan Dari Ras Eropa

Semua bentuk asli budaya dan agama Eropa dikembangkan dari landasan genetik mereka dan mereka adalah lambang dan ekspresi intisari spiritual terdalam. Oleh sebab itu, paganisme Eropa bukan sekadar “agama” yang orang Kulit Putih pilih untuk dianut atau tidak dianut. Semua Orang Kulit Putih, entah kristiani atau ateis, mewarisinya dan membawanya dalam urat-uratnya, suka tidak suka.

Advertisements

Mungkinkah Pagan dan Kristen Bersatu? Mana Yang Lebih Baik: Pribumi Kulit Putih Pagan atau Imigran Kulit Hitam Kristen?

Seluruh moralitas Eropa dengan nilai-nilai seperti keberanian, kekuatan, keindahan, kearifan, keluhuran, dll berasal dari tradisi pagan kita, sehingga fondasi etika Eropa TETAP pagan. Jadi, kita tak butuh kristen untuk menjaga nilai-nilai baik, dan berbeda dari kristen, pandangan keduniaan pagan eropa betul-betul tertanam dalam darah dan intisari spiritual kita, dan terlebih lagi, sebagian besar aspek kekristenan telah mencegah kita untuk menanggulangi eksistensi kita sebagai ras dengan, contohnya, menentang ilmu eugenik, sebab hirarki nilainya berbeda dari hirarki nilai yang dianugerahkan Alam pada kita.

Globalisme Adalah Kemenangan Cita-cita Barat

Tapi kebanyakan dari apa yang dipandang sebagai “globalisme” selebihnya adalah penyebaran cita-cita kebebasan politik dan ekonomi Barat secara luar biasa. Sebagai contoh, kata lain untuk “perdagangan bebas” adalah “kapitalisme”, salah satu sumbangsih besar Barat kepada dunia. Jika ini adalah globalisme, mari kita memanfaatkannya sebaik mungkin. Adalah luar biasa aneh bahwa presiden Amerika Serikat akan memunggungi ide-ide ekonomi Barat atas nama melindungi dan mempromosikan identitas nasional Amerika.

Nasionalis Kulit Putih Berduyun-duyun Lakukan Tes Genetik Leluhur. Sebagian Tidak Suka Dengan Hasilnya.

Itu momen kemenangan aneh atas rasisme: Craig Cobb, supremasis kulit putih penyandang senapan, berdandan setelan gelap dan dasi merah untuk acara TV siang, mendengar bahwa tes DNA mengungkap leluhurnya hanya “86% Eropa, dan...14% Afrika Sub-Sahara”.